Dibalik Perjuangan Muhammad Fadli Persembahkan Emas Bagi Indonesia di Asian Para Games
twitter/Kemenpora

Dibalik Perjuangan Muhammad Fadli Persembahkan Emas Bagi Indonesia di Asian Para Games

Atlet sepeda Muhammad Fadli Immamuddin berhasil merebut medali emas ke-25 Indonesia di ajang Asian Para Games 2018 pada nomor individual pursuit 4.000 meter C4 putra di Stadion Velodrome, Jakarta, Jumat (12/10).

gitapermata
Gita Permata

Muhammad Fadli mungkin terdengar asing bagi penggemar balap sepeda. Tapi tidak bagi penggila balap sepeda motor. Sebelum menekuni balap sepeda, M.Fadli merupakan pebalap sepeda motor. Fadli berkecimpung di dunia balap motor sejak remaja. Berbagai gelar prestisius diraihnya selama berkiprah di lintasan, antara lain mendulang medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004, hingga juara nasional kelas Supersport 600cc 2010, 2011, dan 2013.

Namun pada tanggal 7 Juni 2015, Kehidupan Fadli berubah dalam sekejap. Fadli yang kala itu berhasil menjuarai Asia Road Race Championship yang diselenggarakan di sirkuit Sentul, Bogor, harus menerima kenyataan pahit saat ia merayakan kemenangannya tiba tiba Pebalap Thailand, Jakkrit Sawangswat, tiba-tiba melaju kencang dan menghantam kaki kiri Fadli. Fadli terpental dari motor dan kemudian terduduk memegangi lututnya.

Hari-hari Fadli pun dihabiskan dengan pemulihan di Rumah Sakit. Rupanya Fadli mengalami Cedera yang sangat serius dikaki kirinya. Tanpa amputasi, Fadli akan tetap memiliki kaki kiri, namun tak akan lagi berfungsi. Fadli memilih berpisah dengan kaki kirinya dan memulai lembaran baru dalam hidupnya.

Sejak saat  itu Fadli memang butuh waktu yang lama memulihkan kondisi fisik dan psikisnya. Fadli boleh saja kehilangan kaki kirinya, tapi tidak dengan mental juara yang ia miliki. Tekad kuat yang ada dalam dirinya untuk kembali pulih ia jaga dengan konsisten. Fadli ingin bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Seiring berjalannya waktu Fadli mulai mantap mengayuh sepeda. Olahraga ini sebenarnya sudah lama dilakukannya untuk menjaga ketahanan tubuh sebelum balapan motor. 

Kebiasaan Fadli mengayuh sepeda sampai ketelingaKetua Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Raja Sapta Oktohari dan medapat tawaran menjadi atlet sepeda paralimpik Fadli pun tidak pikir panjang menerima ajakan tersebut.

Berkat kerja keras dan pantang menyerah. Kini Fadli berdiri di podium tertingg dan menyumbangkan medali Emas bagi Indonesia. Ini adalah kali pertama Indonesia merebut medali emas di cabang sepeda Asian Para Games 2018. Sebelumnya, Fadli berhasil merebut medali perak di nomor time trial C4 putra. Total cabang sepeda sudah mempersembahkan satu medali emas, enam perak, dan delapan perunggu untuk Indonesia.

VAVEL Logo