Mick Doohan Puji Marquez, Meski Rekornya akan Disamai
crashnet

Mick Doohan Puji Marquez, Meski Rekornya akan Disamai

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez selangkah lagi akan mengunci gelar juara dunia di MotoGP Jepang, Minggu (21/10/2018). Jika berhasil mengunci gelar juara dunia di jepang berarti ini akan menjadi gelar kelima pebalap berjuluk The baby Alien tersebut. Gelar juara itu akan mensejajarkan Marquez dengan Mick Doohan.

gitapermata
Gita Permata

Marc Marquez kini memimpin klasmen sementara dengan 271 poin, hanya butuh finis didepan rival terkuatnya musim ini, pebalap Ducati Andrea Dovizioso. Kalaupun Marquez kalah dari Dovizioso, selisih poinnya tidak lebih dari dua poin untuk mengunci gelar tahun ini.

Apabila benar-benar bisa mengunci gelarnya di Jepang, Marquez akan mengoleksi lima gelar juara dunia. Sebelumnya, Marquez menjadi kampiun di 2013, 2014, 2016, dan 2017.

Torehan itu menandai bahwa Marquez menyamai rekor lima gelar juara milik Doohan, yang diraih secara berturut-turut pada 1994-1998. Marquez turut akan naik ke peringkat ketiga pemegang titel juara kelas primer terbanyak di belakang Giacomo Agostini (8) dan Rossi (7).

Rekornya akan disamai oleh Marc Marquez, Doohan tak sungkan melontarkan pujian terhadap Marquez. Bahkan, ia percaya rekornya akan dipatahkan oleh The Baby Alien, yang kini masih berusia 25 tahun.

“Ini sesuatu yang luar biasa, terutama karena ia memiliki talenta hebat. Dan ketika Anda sangat konsisten dalam memenangi balapan, meraih pole, serta memenangi kejuaraan, saya tak yakin ia akan berhenti. Ini akan berlanjut,” ujar legenda Grand Prix pada dekade 90-an 

“Marc masih 25 tahun, jadi jika ia ingin dan ia melihat Rossi, yang telah berusia 39 tahun [dan masih aktif membalap], jalannya masih panjang. Anda tidak pernah tahu, namun Anda masih bisa balapan dan kompetitif untuk 10 tahun ke depan.Marc pantas meraih gelar tahun ini, dan saya yakin ia akan memenangi lebih banyak dari sini,” tukas pria berusia 53 tahun itu

Mick Doohan yang hanya membela Honda meraih lima gelar beruntun pada tahun 1994 hingga 1998, sebelum cedera memaksanya pensiun satu tahun berselang.

VAVEL Logo